Skip to content
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size blue color orange color green color Sign In

Matematika IPB

 
Data Skripsi
 
Judul : Algoritma Line Clipping dengan Memanfaatkan Ruang Semi Dual
Jenis : Skripsi
Penulis : Moh. Al Hudari
NRP : G05495030
Tanggal Lulus : 01 January 1970
Tanggal Seminar :
Tanggal Sidang :
Pembimbing : Dr. Ir. Fahren Bukhari, M.Sc.
Mochamad Tito Julianto, S.Si, M.Kom.

Ringkasan : Komputer grafik merupakan salah satu bidang ilmu komputer yang berkembang sanga pesat. Salah satu aplikasi dari komputer grafik yang menjadi perhatian banyak orang ialah animasi. Penampakan suatu animasi dibatasi oleh suatu bidang tampilan sehingga akan timbul masalah bila bidang tampilan lebih kecil dari objek yang akan ditampilkan. Dalam komputer grafik dikenal konsep windowing yang membatasi objek yang akan ditampilkan. Dengan konsep ini penampakan animasi yang berupa suatu objek dibatasi oleh suatu bidang tampilan yang berbentuk window. Proses untuk manampilkan bagian objek yang berada di dalam window dan menghilangkan bagian objek yang berada di luar window dinamakan proses clipping. Jika objek terbentuk dari garis maka proses clipping ini disebut dengan proses line clipping. Kata window dalam tulisan ini diperluas menjadi poligon karena pembatasan suatu objek tidak hanya berbentuk persegi empat saja tapi dapat pula berbentuk poligon. Ada beberapa algoriyma line clipping yang menggunakan poligon sebagai pembatas, antara lain : algoritma Modified cyrus-Beck (MCB), algoritma Dual Space (DS), dan algoritma Semi Dual Space (SDS). Algoritma DS dan MCB membutuhkan N kali pengujian untuk menentukan perpotongan garis dengan sisi-sisi poligon. Sehingga semakin banyak sisi poligon (N) maka semakin besar waktu eksekusi yang diperlukan. Sedangkan algoritma SDS memanfaatkan ruang semi dual untuk melakukan proses line clipping, sehingga penentuan perpotongan garis dengan sisi poligon tidak membutuhkan n kali pengujian. Dengan demikian algoritma SDS akan lebih efisien jika digunakan untuk jumlah sisi poligon yang semakin besar. Algoritma DS dan MCB terdiri dari satu tahap, yaitu line clipping. Sedangkan algoritma SDS terdiri dari dua tahap, yaitu: tahap prakalkulasi dan tahap line clippong. tahap prakalkulasi dilakukan satu kali dan tahap line clipping dilakukan sebanyak jumlah garis dan ulangan. Namun prakalkulasi memerlukan banyak komputasi sehingga dapat memperlambat proses line clipping secara keseluruhan. Pengaruh prakalkulasi dapat dibuat sekecil mungkin dengan pemilihan jumlah partisi yang sesuai

Random Quotes

Waktu yang hilang takkan dapat diketemukan kembali.

anonim