Skip to content
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size blue color orange color green color Sign In

Matematika IPB

Karya Ilmiah Alumni
Previous month Previous day Next day Next month
See by year See by month See by week See Today Search Jump to month
Sidang Tugas Akhir Mutiara Rahmasari
From Kamis, Januari 29 2009 -  16:00
To Kamis, Januari 01 1970 - 08:00
Every day
by  Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya Hits : 2360

Sidang Tugas Akhir

Mutiara Rahmasari
G54104024

Dosen Pembimbing

Dr. Ir. Endar Hasafah Nugrahani, MS.
Donny Citra Lesmana, S.Si., M.Sc.

Dosen Penguji Ir. Retno Budiarti, MS.

Strategi Lindung Nilai Pinjaman dengan Interest Rate Cap

Perbankan merupakan suatu istilah dalam dunia keuangan mencakup segala sesuatu yang berkaitan dengan bank. Menurut Undang-undang Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 tentang perbankan, yang dimaksud dengan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Bank memberi pinjaman kepada nasabah dengan imbal jasa berupa bunga. Imbal jasa ini merupakan dana kompensasi untuk pihak bank atas manfaat ke depan dari uang pinjaman tersebut apabila diinvestasikan. Besarnya dana yang dipinjamkan pihak bank disebut dengan pokok pinjaman (principal). Persentase dari pokok pinjaman yang dibayarkan sebagai imbal jasa dalam suatu periode tertentu disebut suku bunga. Jenis suku bunga yang ditetapkan pihak bank dalam kontrak pinjaman merupakan suku bunga nominal yang dibuat tanpa penyesuaian terhadap akibat-akibat inflasi. Oleh karena itu, suku bunga nominal cenderung mengalami fluktuasi seiring dengan perkembangan suku bunga pasar. Kenaikan suku bunga pinjaman akan merugikan dan membebani nasabah, karena dana yang harus dikembalikan nasabah kepada pihak bank akan semakin besar. Dengan kondisi seperti ini, nasabah perlu melindungi pinjamannya dari kenaikan suku bunga. Sebagai solusi, bank menawarkan suatu produk yang dinamakan Interest rate cap. Interest rate cap adalah suatu kontrak bilateral yang merupakan bentuk khusus dari derivatif suku bunga yang diperdagangkan di dealing room suatu bank/lembaga keuangan atau dengan kata lain diperjualbelikan di luar bursa (over-the-counter) yang membatasi maksimum biaya bunga pada saat terjadi kenaikan suku bunga. Dalam kontrak ini, bank menetapkan batas tertinggi suku bunga yang dapat dikenakan pada pinjaman yang disebut cap rate. Apabila suku bunga pasar berada di atas cap rate, maka nasabah akan memperoleh payoff sebesar selisih antara suku bunga pasar dengan cap rate yang disesuaikan dengan besarnya pokok pinjaman. Atas perjanjian ini, nasabah diwajibkan membayar sejumlah dana kepada bank yang disebut premi. Dari kontrak ini nasabah akan memperoleh keuntungan sedangkan pihak bank tidak serta-merta dirugikan karena telah menerima sejumlah premi dari nasabah. Selain itu, pihak bank berani memberikan jaminan ini dengan anggapan bahwa suku bunga tidak akan mengalami peningkatan selama kontrak pinjaman berlangsung. Dalam penelitian ini, besarnya premi atau harga interest rate cap akan digambarkan secara matematis dalam model Vasicek.

Back

JEvents v1.4.2   Copyright © 2006-2007

Random Quotes

Suatu peribahasa merupakan kalimat pendek yang didasari pada suatu pengalaman yang panjang.

anonim