Skip to content
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size blue color orange color green color Sign In

Matematika IPB

 
Data Skripsi
 
Judul : Penyelesaian Masalah Arus Maksimum dengan Algoritma Incremental
Jenis : Skripsi
Penulis : Nina Herniawaty
NRP : G05400022
Tanggal Lulus : 01 January 1970
Tanggal Seminar : 06 September 2004 09:00
Tanggal Sidang : 15 September 2004 08:00
Pembimbing : Dr. Ir. Bib Paruhum Silalahi, M.Kom.
Dra. Farida Hanum, M.Si.

Ringkasan : Suatu graf berarah dapat digunakan sebagai model jaringan arus (flow network). Misalkan sumber (source) memproduksi suatu meterial, kemudian mengirimkannya ke suatu tempat untuk dikonsumsi, sebut saja tempat tersebut sebagai ujung (sink). Sisi berarah pada jaringan arus merupakan tempat untuk meterial bergerak, setiap sisi berarah mempunyai kapasitas sisi tertentu. Jaringan arus dapat digunakan dalam berbagai bidang, yaitu jaringan komunikasi, jaringan transportasi, jariangn listrik, dll. Tujuan dari masalah arus maksimum adalah mencari angka terbesar dari material yang dikirimkan dari sumber ke ujung dengan memperhatikan kendala kapasitas. Algoritma Incremental adalah algoritma yang dapat bekerja dengan efisien ketika terjadi penyisipan sisi pada jaringan, algoritma tersebut dapat memperbaharui solusi dikarenakan perubahan input pada jaringan. pada awalnya algoritma Incremental mencari simpul affected dengan menggunakan bantuan Algoritma Backward Breadth First Search (BBFS) dan Algoritma Forward Breadth First Search (FBFS), kemudian memanggil algoritma Mod_Preprocess. Setelah itu algoritma Incremental melakukan pendekatan algoritma generic Preflow Push, operasi-operasi tersebut hanya dapat diterapkan pada simpul-simpul affected. Algoritma Incremental akan berakhir ketika tidak ada lagi simpul aktif pada jaringan. Pada saat itulah arus tambahan, jika ada, ditambahkan ke perhitungan arus maksimum sebelumnya.

Random Quotes

Orang mulia merasa santai dan berwibawa tanpa menjadi sombong, orang picik sombong dan tak pernah merasa santai, mereka tidak berwibawa.

anonim