Skip to content
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size blue color orange color green color Sign In

Matematika IPB

Beranda arrow Akademik arrow S-1 Matematika arrow Karya Ilmiah Alumni
 
Data Skripsi
 
Judul : ANALISIS DINAMIK PERTUMBUHAN MIKROBA DENGAN DUA SUBSTRAT
Jenis : Skripsi
Penulis : Tyas Ambarwati
NRP : G05495025
Tanggal Lulus : 01 January 1970
Tanggal Seminar :
Tanggal Sidang :
Pembimbing : Ir. Retno Budiarti, MS.
Drs. Ali Kusnanto, M.Si.

Ringkasan : Mikroba sebagai unsur utama produksi antibiotik membutuhkan makanan berupa substrat untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Agar proses konsumsi (penyederhanaan) substrat dapat berlangsung diperlukan suatu katalisator berupa enzim inducible (ei) yaitu enzim yang keberadaannya ditentukan oleh substrat yang digunakan. Umumnya mikroba hanya mengkonsumsi satu jenis substrat tertentu. Namun karena kurang ekonomis dan memerlukan banyak waktu di laboraturium, maka dilakukan peningkatan jumlah substrat menjadi dua (s1 dan s2) dengan jenis yang berlainan. Pola pertumbuhan mikroba dengan mengkonsumsi dua substrat berbeda dapat diklasifikasikan menjadi : i. Pola pertumbuhan sequensial (bergantian) ii. Pola pertumbuhan simultan (bersama-sama) Penggunaan dua substrat ini menjadi dasar pembentukkan model matematika. Model yang didapat kemudian dianalisis kedinamikannya. Pola pertumbuhan mikroba konsumsi dua subtrat dapat ditentukan dengan analisis dinamik model reduksi(enzim inducible) dan model reduksi yang telah disederhanakan (tanpa katabolit repressi). Analisis model reduksi dilakukan dengan menggunakan metode null clines dan analisis model reduksi tanpa katabolit repressi dilakukan dengan analisis kestabilan di sekitar titik tetap model. Hasil analsisis menunjukkan bahwa peniadaan parameter kabolit repressi (Kinh,i) mengakibatkan terjadinya perubahan pola pertumbuhan mikroba dari sequensial menjadi simultan. Pola pertumbuhan sequensial menggambarkan terjadinya kompetisi antara kedua substrat agar dapat digunakan mikroba terlebih dahulu (diausik). Pola pertumbuhan simultan menggambarkan tidak terjadinya kompetisi diantara kedua substrat, sehingga kedua substrat digunakan secara bersama-sama.

Random Quotes

Hidup yang tak menghasilkan apa-apa berarti hidup tiada guna.

anonim