Skip to content
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size blue color orange color green color Sign In

Matematika IPB

Beranda arrow Akademik arrow S-1 Matematika arrow Karya Ilmiah Alumni
 
Data Skripsi
 
Judul : Analisis Kestabilan Titik tetap dan Bifurkasi kelompok Inti Pada Model Transmisi Penyakit Seksual
Jenis : Skripsi
Penulis : Titi Rahmawati
NRP : G05496008
Tanggal Lulus : 01 January 1970
Tanggal Seminar :
Tanggal Sidang :
Pembimbing : Muhammad Nur Aidi
Dra. Farida Hanum, M.Si.

Ringkasan : Transmisi penyakit seksual pada suatu populasi berkaitan erat dengan kegiatan seksual individu-individu yang berada pada suatu populasi tersebut. Untuk mempelajari pengaruh transmisi penyakit seksual dalam jangka pendek dan jangka panjang, suatu populasi dibagi dalam dua kelompok yang didasarkan kepada aktivitas seksualnya. Kelompok dengan tingkat aktivitas seksual tinggi dinamakan kelompok inti (core group) dan kelompok dengan tingkat aktivitas seksual rendah dinamakan kelompok non-inti (non-core goup). K. P. Hadeler dan C. Castillo-Chavez (1995) menyusun suatu model transmisi penyakit seksual pada suatu populasi secara umum. Dengan adanya asumsi bahwa kelompok non-inti tidak berperan secara langsung pada transmisi penyakit seksual, maka model umum transmisi penyakit seksual tersebut berhubungan erat dengan model transmisi penyakit seksual pada kelompok inti yang terisolasi dari kelompok non-inti. Analisis kestabilan dilakukan untuk model kelompok inti tersebut. Dari analisis yang dilakukan diperoleh tiga titik tetap yang telah diperoleh. kondisi-kondisi dari potensi atau kemungkinan untuk terinfeksi dari individu yang terinfeksi kepada individu rentan atau tervaksinasi berpengaruh terhadap kestabilan transmisi penyakit seksual pada model kelompok inti. Strategi penanggulangan (vaksinasi) pada umumnya ditujukan pada kelompok inti, karena secara efektif mengurangi resiko terinfeksi penyakit seksual. Perubahan nilai tingkat vaksinasi dapat mempengaruhi kestabilan sistem. Sistem akan kehilangan kestabilan apabila diberlakukan kondisi dengan tingkat vaksinasi dengan tingkat vaksinasi yang lebih kecil daripada tingkat kritis vaksinasi.

Random Quotes

Anda cuma bisa hidup sekali saja didunia ini, tetapi jika anda hidup dengan benar, sekali saja sudah cukup.

anonim