Skip to content
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size blue color orange color green color Sign In

Matematika IPB

Beranda arrow Akademik arrow S-1 Matematika arrow Karya Ilmiah Alumni
 
Data Skripsi
 
Judul : Pengaruh Pencilan Pada Pohon Regresi
Jenis : Skripsi
Penulis : Nurjannah
NRP : G05498024
Tanggal Lulus : 01 January 1970
Tanggal Seminar : 19 May 2003 09:00
Tanggal Sidang : 22 May 2003 08:30
Pembimbing : Dr. Ir. Budi Suharjo, MS.
Prof. Dr. Ir. I Wayan Mangku, M.Sc.

Ringkasan : Metode pohon ergresi adalah metode klasifikasi yang memiliki peubah respon respon kontinu yang berlandaskan pada penguraian keragaman peubah respon. Jika ada amatan cpencilan pada peubah respon maka peubah penjelas tersebut menjadi sensitif. Selain pohon regresi bertatar, Dimana proses penyeleksian peubah-ubah penjelas yang berpengaruh terhadap peubah respon dilakukan secara bertahap. Dalam tulisan ini, pohon regresi dan regresi bertatar diterapkan pada segmentasi dengan amatan pencilan, dengan peubah respon adalah saldo. Pada metode regresi bertatar peubah penjelas yang muncul adalah peubah penjelas yang muncul adalah peubah yang nyata pada teraf (alfa) dan skat yang terpilih adalah sekat yang meminimumkan keragaman peubah respon pada masing-masing kelompok. Berbeda dengan pohon regresi segmentasi dengan amatan pencilan dalam metode regresi bertatar untuk kasus ini tidak berlangsung disekat, tetapi dilihat dari pengaruh korelasinya. Sedangkan struktur tanpa amatan pencilan juga tidak konsisten lagi hal ini karena pengaruh taraf nyata (alfa). Pada metode pohon regresi peubah penjelas yang muncul menjadi penyekat adalah peubah yang memaksimumkan penurunan jumlah kuadrat galat (JKG) peubah responnya. Namun dalam kasus yang dikaji disini terdapat segentasi dengan amatan pencicilan sehinnga tidak lagi dilihat maksimum penurunan JKG. Hal ini karena pengaruh amatan pencilan pada struktur akan sangat menentukan sekatan, dimana amatan pencilan tersebut langsung disekat menjadi dua kelompok amatan yag berbeda. Sedangkan segmentasi tanpa amatan pensilan struktur pohon tidak konsisten yaitu terjadinya perubahan munculnya peubah dalam tiap tahapnya dan juga nilai sekatan. Hal ini karena pengaruh JKG mengecil.

Random Quotes

Burung membutuhkan sarang, laba-laba membutuhkan jaring, manusia membutuhkan persahabatan.

anonim