Skip to content
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size blue color orange color green color Sign In

Matematika IPB

 
Data Skripsi
 
Judul : Komputasi Availability Real-Time System Menggunakan Metodologi Teori Antrian
Jenis : Skripsi
Penulis : Ria Kurniawati
NRP : G05499033
Tanggal Lulus : 01 January 1970
Tanggal Seminar : 07 May 2003 13:00
Tanggal Sidang : 14 May 2003 13:00
Pembimbing : Dr. Ir. Amril Aman, M.Sc.
Dr. Ir. Retno Budiarti, MS.

Ringkasan : Sistem real-time adalah suatu sistem dimana pekerjaan-pekerjaan yang datang langsung dilayani dengan segera pada saat itu juga tanpa penundaan. Sistem real-time tidak memiliki antrian, karena pekerjaan-pekerjaan yang tidak terlayani akan segera hilang dari sistem tersebut dan tidak akan diproses kemudian. Pada tulisan ini akan dibicarakan suatu kasus dari sistem real-time, yaitu sebuah sistem yang memiliki multiserver, multichannel dan fasilitas pemeliharaan. Bagaimana cara melakukan transformasi dari sistem tersebut ke dalam kerangka model antrian dengan sumber (customer) terbatas dan perhitungan availabilitiy real-time system saat pelayanan dan pemeliharaan memiliki distribusi exponential, ditunjukkan pula dalam tulisan ini. Penulis menggunakan pendekatan dual, yaitu melakukan perubahan peran antara pekerjaan (customer) dengan server, dalam melakukan transformasi dari sistem multiserver multichannel ke dalam kerangka model antrian dengan sumber (customer) terbatas. Pada tahap ini penulis membahas sistem real-time yang menggunakan tipe multiserver serta beroperasi pada kapasitas maksimum. Fenomena ini ditemukan misalnya, pada high performance data acquistion, sistem kendali dan sebagainya.

Random Quotes

Aku dapati bahawa manusia yang paling lama mengalami kesusahan ialah pendengki. Yang paling tenang hidupnya, orang yang qana'ah. Yang paling rendah kehidupannya, mereka yang menolak dunia. Dan yang paling besar penyesalannya, orang yang berilmu yang melampaui batas

Ahli Hikmah