Skip to content
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size blue color orange color green color Sign In

Matematika IPB

 
Data Skripsi
 
Judul : PENERAPAN TEORI ROUGH SET PADA BASIS DATA
Jenis : Skripsi
Penulis : Siti Rofi'ah
NRP : G271561
Tanggal Lulus : 01 January 1970
Tanggal Seminar :
Tanggal Sidang :
Pembimbing : Dr. Ir. Sri Nurdiati, M.Sc.
Drs. Prapto Tri Supriyo, M.Kom.

Ringkasan : Teori rough set merupakan perluasan dari teori ggus biasa yang diajukan pertama kali oleh Zdzislaw Pawlak pada tahun 1982. Teori ini digunakan untuk mempresentasikan gugus yang batasnya kurang jelas dengan cara memberikan pendekatan bawah dan pendekatan atas dari gugus tersebut. Salah satu aplikasi dari teori rough set ini adalah penyelesaian masalah yang terdapat pada basis data, yaitu kurang efisiennya informasi yang tersedia, misalnya karena informasi tersebut mempunyai jumlah atribut cukup besar, namun diantara atribut-atribut tersebut ada yang tidak diperlukan, sehingga sulit untuk diambil suatu keputusan. Agar diperoleh informasi yang lebih efisien, maka kelebihan atribut yang tidak diperlukan tersebut harus dihilangkan. Metode yang digunakan untuk menghilangkan atribut yang tidak diperlukan ada dua tahap yaitu tahap generalisasi data dan tahap reduksi data. Pada tahap generalisasi data, atribut dalam basis data yang tidak diperlukan dihilangkan, sehingga pada akhir tahap ini diperoleh tabel relasi generalisasi (R), selanjutnya pada tahap reduksi data, teori rough set menganalisa gugus atribut yang diperoleh dalam tabel relasi generalisasi (R), karena mungkin masih memuat atribut dengan tidak menghilangkan informasi sesungguhnya. Dengan demikian dengan lebih sedikit atribut dapat diperoleh keputusan yang diinginkan. Penelitian ini menganalisa data dengan hirarki dan data tanpa hirarki. Pada data tanpa hirarki digunakan tabel relasi mobil yang mempunyai 11 atribut, yaitu plate, model, warna, silinder, pintu, displace, tekanan, daya, transmisi, bobot, dan jarak tempuh. Informasi tersebut digeneralisasi sehingga pada akhir tahap tersebut diperoleh 7 atribut. Dari 7 atribut tersebut, setelah direduksi, diperoleh 4 atribut, yaitu atribut model, transmisi, bobot, dan jarak tempuh. Hasil yang diperoleh menyatakan bahwa dengan mengambil jarak tempuh sebagai atribut keputusan, maka atribut ini sangat dipengaruhi oleh atribut transmisi, bobot, serta modelnya. Pada data dengan hirarki digunakan tabel relasi mobil yang yang mempunyai 11 atribut, informasi ini digeneralisasi sehingga pada akhir tahap tersebut diperoleh 9 atribut. Dari 9 atribut tersebut, setelah direduksi, diperoleh 4 atribut, yaitu atribut model, tekanan, transmisi, dan jarak tempuh. Hasil yang diperoleh menyatakan bahwa dengan mengambil jarak tempuh sebagai atribut keputusan, maka atribut ini sangat dipengaruhi ileh atribut tekanan, transmisi, serta modelnya. Kesimpulan yang diperoleh dengan menggunakan tabel relasi mobil yang mempunyai 11 atribut, seteleh digeneralisasi dan direduksi menyisakan 4 atribut. Dengan demikian dengan hanya menggunakan 4 atribut tersebut dapat diperoleh keputusan yang diinginkan.

Random Quotes

Terusi awan, maka langit akan cerah.

anonim