Skip to content
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size blue color orange color green color Sign In

Matematika IPB

 
Data Skripsi
 
Judul : KAJIAN TERHADAP KEKONSISTENAN PENDUGA PADA MODEL PERSAMAAN SIMULTAN
Jenis : Skripsi
Penulis : I Wayan Yudha Wirawan
NRP : G280731
Tanggal Lulus : 01 January 1970
Tanggal Seminar :
Tanggal Sidang :
Pembimbing : Dr. Ir. Endar H. Nugrahani, MS.
Dr.Ir. Noer Azam Achsani MS

Ringkasan : Sistem persamaan simultan adalah suatu sistem yang terdiri dari dua atau lebih persamaan yang menggambarkan hubungan ketergantungan secara bersama antar peubah-peubah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menelusuri status identifikasi dari suatu persamaan dalam model simultan dan (2) memeriksa kekonsistenan penduga yang diperoleh dari berbagai metode pendugaan. Penerapan model simultan erat kaitannya dengan masalah identifikasi, yaitu dapat atau tidaknya koefisien persamaan bentuk struktural diperoleh dari koefisien bentuk direduksi.Suatu persamaan dapat berupa tidak teridentifikasi, teridentifikasi secara tepat atau terlalu teridentifikasi, tergantung pada kondisi ordo dan pangkat. Secara umum penggunaan metode kuadrat terkecil biasa tidak tepat digunakan untuk memperoleh nilai dugaan koefisien yang tidak konsisten. Ini disebabkan karena pada model terdapat ketergantungan diantara peubah-peubah penjelas dalam sistem sehingga asumsi dasar bahwa peubah penjelas bebas dari bentuk gangguannya menjadi tidak terpenuhi . Penggunaan metode kuadrat terkecil tak langsung dilakukan jika persamaan dalam model simultan teridentifikasai secara tepat. Metode ini merupakan penerapan metode kuadrat terkecil biasanya yang dilakukan pada bentuk direduksi. Penduga yang diperoleh dengan cara ini bersifat konsisten. Apabila dalam sistem terdapat satu atau lebih persamaan yang terlalu teridentifikasi, maka metode pendugaan yang sesuai untuk mendapatkan dugaan koefisien struktural adalah metode kuadrat terkecil dua tahap. Metode ini merupakan penerapan dua kali berturut-turut metode kuadrat terkecil biasa. Penduga yang diperoleh dengan cara ini bersifat konsisten.

Random Quotes

Jika seseorang hanya perduli pada apa yang menguntungkan, maka orang itu tak akan memperdulikan kebenaran.

anonim