Skip to content
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size blue color orange color green color Sign In

Matematika IPB

Beranda arrow Akademik arrow S-1 Matematika arrow Karya Ilmiah Alumni
 
Data Skripsi
 
Judul : PENINGKATAN KEKONSISTENAN PADA PROSES HIRARKI ANALITIK DENGAN MENGGUNAKAN PENDIFERENSIALAN AKAR CIRI
Jenis : Skripsi
Penulis : Agustono Effendi
NRP : G290186
Tanggal Lulus : 01 January 1970
Tanggal Seminar :
Tanggal Sidang :
Pembimbing : Dr.Ir. Dominicus Savio Priyarsono MS
Dr. Jaharuddin, MS.

Ringkasan : Proses Hirarki Analitik (PHA) merupakan suatu metode pengambilan keputusan yang sederhana, luwes dan dalam rancangannya dapat menampung kreatifitas terhadap suatu masalah. Metode ini menyusun masalh yang kompleks dalam bentuk hirarki, dan memasukkan pertimbagan pribadi secara logis untuk menghasilkan skala prioritas relatif. Kekuatan PHA terletak pada rancangnnya yang bersifat holistik (menyeluruh) dengan menggunakan logika, pertimbangan berdasarkan intuisi dan kuantitatif dan penilaian kualitatif. Karena PHA menggunakan pertimbangan yang berdasarkan intuisi, maka proses tersebut memungkinkan terjadinya ketidak konsistenan. Ke tidak konsistenan disebabkan oleh penilaian pembuat keputusan yang tidak tentu. Hal ini dikarenakan oleh tidak cukupnya informasi, waktu, dan tidak dimilikinya pengalaman dalam menetukan penilaian dan mungkin juga disebabkan oleh masalah yang membingungkan. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan revisi penilaian untuk mendapatkan hasil yang lebih konsisten.Tulisan ini menggunakan metode pendiferensialan akar ciri untuk merevisi penilaian, dikarenakan ukuran kekonsistenan ditentukan oleh akar ciri maksimu dari matriks perbandingan berpasangan. Diketahui bahwa akar ciri maksimum dari matriks konsisten bernilai sama dengan ukuran matriks, sedangkan akar ciri maksimum dari matriks yang tidak konsisten lebih besar dari ukuran matriks. Dengan metode pendiferensialan akr ciri ini dapat ditentukan elemen matriks yang paling berpengaruh terhadap meningkatnya kekonsistenan, dengan cara mendiferensialkan akar ciri maksimum terhadap setiap elemen matriks perbandingan berpasangan elemen yang perubahannya paling berpengaruh terhadap meningkatnya kekonsistenan adalah elemen dengan nilai mutlak diferensial yang terbesar. Sehingga secara umum disajikan algoritma revisi penilaian yang berguna untuk meningkatkan kekonsistenan matriks PHA.

Random Quotes

Tak seorang pun sempurna. Mereka yang mau belajar dari kesalahan adalah bijak. Menyedihkan melihat orang berkeras bahwa mereka benar meskipun terbukti salah.

anonim