Skip to content
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size blue color orange color green color Sign In

Matematika IPB

 
Data Tesis
 
Judul : PENGGUNAAN METODE HAZARD DALAM MENENTUKAN LOYALITAS PENGGUNA KARTU SELULER GSM PRABAYAR
Jenis :
Penulis : Ulfah Sari
NRP : G551070611
Tanggal Lulus : 12 July 2010
Tanggal Seminar :
Tanggal Sidang :
Pembimbing :


Ringkasan : Perkembangan teknologi telekomunikasi di Indonesia mengalami kemajuan sangat pesat sehingga mempengaruhi cara berkomunikasi antar individu. Sarana yang dapat digunakan dalam berkomunikasi cukup beragam. Salah satu sarana yang paling banyak digunakan adalah telepon seluler. Pelanggan telepon seluler terus meningkat setiap tahunnya di Indonesia sehingga menyebabkan persaingan tajam antar operator seluler, khususnya yang berbasis Global System for Mobile Communication (GSM). Banyak strategi pemasaran yang dilakukan oleh operator seluler. Namun, masing-masing operator seluler memiliki tujuan akhir yang sama yaitu membangun pelanggan yang loyal. Loyalitas adalah suatu komitmen yang kuat dari pelanggan sehingga bersedia melakukan pembelian ulang terhadap produk atau jasa yang disukai secara konsisten dan dalam jangka panjang, tanpa terpengaruh oleh situasi dan usaha-usaha marketing dari produk lain yang berusaha membuat mereka beralih atau membeli produk lain tersebut (Griffin 2003). Dalam kasus ini, seorang pelanggan dikatakan loyal apabila pelanggan tersebut tetap mengaktifkan kartu selulernya. Loyalitas pengguna kartu seluler dipengaruhi berbagai macam faktor yang disebut kovariat. Pada penelitian ini, kovariat yang digunakan merupakan karakteristik demografi pengguna kartu seluler meliputi status pernikahan, jenis kelamin, dan lain-lain. Kovariat-kovariat ini ada yang memiliki sifat berubah terhadap waktu dan tidak berubah (stabil) terhadap waktu. Suatu kovariat yang tidak bergantung terhadap waktu disebut hazard proporsional sedangkan kovariat bergantung terhadap waktu disebut hazard nonproporsional. Salah satu metode alternatif yang dapat memeriksa kedua sifat kovariat tersebut adalah dengan menggunakan metode Cox extended (Kleinbaum & Klein 2005). Tujuan dari penelitian ini, yaitu (1) mengidentifikasi sifat-sifat faktor (kovariat) yang mempengaruhi tingkat loyalitas pengguna kartu seluler GSM prabayar, (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas pengguna kartu seluler GSM prabayar. Penelitian ini bersifat studi kasus. Responden adalah para pengguna kartu seluler di jalan Babakan Raya; RW 07; RT 1, 2, 3, 4; Kampus Dalam Dramaga Bogor pada bulan Juni 2009 yang berjumlah 120 responden pengguna kartu seluler. Pengumpulan data menggunakan metode survey melalui wawancara langsung dengan panduan kuesioner yang dilaksanakan pada bulan Juni 2009. Berdasarkan kuesioner yang disebarkan kepada 120 responden pengguna kartu seluler, diperoleh 46 responden yang mengalami event atau sensor. Dalam peneltian ini, pelanggan yang tidak mengaktifkan lagi kartu seluler GSM prabayar sebelum masa penelitian dilakukan disebut event sedangkan pelanggan yang tetap menggunakan secara aktif kartu seluler GSM prabayar saat masa penelitian dilakukan disebut sensor. Sebagian besar dari 46 responden yang terpilih tersebut menggunakan lebih dari satu kartu seluler sehingga mengakibatkan munculnya 121 multiple user kartu seluler GSM prabayar. Ada 8 kovariat yang dievaluasi pengaruhnya terhadap loyalitas pengguna kartu seluler GSM prabayar. Pengaruh masing-masing kovariat terhadap aspek survival diuji menggunakan Model Cox extended yang menghasilkan 4 kasus. Selanjutnya, 4 kasus tersebut diidentifikasi berkaitan dengan hipotesis yang akan diuji. Berdasarkan hipotesis yang diuji, terdapat 6 kovariat yang mempengaruhi loyalitas pengguna kartu seluler GSM prabayar. Hasil yang diperoleh kovariat isi ulang pulsa tiap bulan, operator seluler (XL, Hutchison), alasan pemilihan kartu seluler (pengaruh teman/keluarga, pengaruh murah) memiliki sifat tidak bergantung terhadap waktu sedangkan kovariat status pernikahan, pendidikan SMA, dan pekerjaan (pelajar, ibu rumah tangga) memiliki sifat bergantung terhadap waktu. Kemudian, 6 kovariat tersebut dianalisis secara simultan. Analisis tersebut menghasilkan 5 kovariat yang mempengaruhi loyalitas pengguna kartu seluler GSM prabayar, yaitu status pernikahan, isi ulang pulsa tiap bulan, operator seluler Hutchison, alasan pemilihan kartu seluler berdasarkan pengaruh murah, dan pendidikan terakhir SMA. Kata kunci: metode hazard, kovariat, loyalitas, metode Cox extended

Random Quotes

Tidak berbicara dengan orang yang dapat diajak bicara, berarti akan kehilangan seseorang. Berbicara dengan orang yang tidak dapat diajak bicara, berarti membuang kata-kata tanpa guna.

anonim