Skip to content
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size blue color orange color green color Sign In

Matematika IPB

Beranda arrow Akademik arrow S-1 Matematika arrow Karya Ilmiah Alumni
 
Data Skripsi
 
Judul : Model Persediaan Pada Kasus Partial Backlogging dengan Permintaan Kuadratik dan Biaya Penyimpanan Bergantung Waktu
Jenis : Skripsi
Penulis : Fariz Ananda
NRP : g54120060
Tanggal Lulus : 23 September 2016
Tanggal Seminar : 01 August 2016 09:00
Tanggal Sidang : 29 August 2016 09:00
Pembimbing : Ir. Retno Budiarti, MS.
Drs. Siswandi, M.Si.

Ringkasan : Persediaan adalah suatu permasalahan yang penting untuk dipecahkan bagi para pengambil keputusan. Untuk itu, diperlukan suatu kebijakan perencanaan pengadaan persediaan. Hal ini diperlukan untuk menjamin persediaan dalam kuantitas dan waktu yang tepat. Salah satu masalah dalam persediaan adalah kesulitan dalam menentukan besarnya persediaan yang harus diadakan dalam memenuhi jumlah permintaan. Dengan diketahui banyaknya yang harus disediakan setiap periodenya, maka pemesanan barang akan dilakukan tepat pada saat tingkat persediaan mencapai titik nol. Dengan demikian biaya-biaya yang dikeluarkan ketika terjadi kekurangan persediaan maupun biaya-biaya yang dikeluarkan ketika persediaan melimpah dapat diminimumkan, sehingga persediaan dapat memenuhi setiap permintaan dengan biaya minimum. Model persediaan ini membahas tentang tingkat permintaan dan holding cost lebih realistis yaitu dengan mempertimbangkan tingkat permintaan sebagai fungsi kuadratik dan holding cost sebagai fungsi linear dari waktu. Selanjutnya, dikembangkan model persediaan untuk kerusakan barang dimana tingkat kerusakan dinyatakan sebagai fungsi linear terhadap waktu. Kekurangan persediaan diperbolehkan dan sebagian pesanan konsumen tidak diproses karena kekurangan persediaan yang biasa disebut dengan backlogged.

Random Quotes

Orang mulia mengerti tentang kebenaran, orang licik hanya mengerti tentang keuntungan.

anonim