Skip to content
Narrow screen resolution Wide screen resolution Auto adjust screen size Increase font size Decrease font size Default font size blue color orange color green color Sign In

Matematika IPB

Beranda arrow Agenda
Agenda
Previous month Previous day Next day Next month
See by year See by month See by week See Today Search Jump to month
Sidang Tugas Akhir Ayu Agustina
From Senin, Agustus 27 2018 -  13:00
To Kamis, Januari 01 1970 - 09:00
Every day
by  Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya Hits : 750

Sidang Tugas Akhir

Ayu Agustina
g54140004

Dosen Pembimbing

Dr. Ir. Sri Nurdiati, M.Sc.

Dosen Penguji Dr. Ir. Fahren Bukhari, M.Sc.

Analisis Combined Empirical Orthogonal Functions Berbasis Numerik pada Data Gabungan Luasan Area Terbakar dan Curah Hujan Indonesia

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi isu yang menarik perhatian internasional setelah kasus El Nino Southern Oscillation tahun 1997/1998 yang mengakibatkan sekitar 25 juta hektar lahan di dunia hangus terbakar. Riwayat karhutla terparah di Indonesia terjadi tahun 1982, 1983, 1991, 1994, 1997, 1998, 2006, dan 2015. Curah hujan dan anomalinya menjadi indikator paling utama sebagai faktor pemicu karhutla di Indonesia. Luasan area terbakar dan curah hujan terekam secara historis dalam data set GFED4 dan TRMM 3B43. Data iklim ini memiliki dimensi ruang (spatial) dan waktu (temporal) sehingga sulit untuk dianalisis karena proses komputasinya yang kompleks, oleh karenanya teknik spatiotemporal data mining dibutuhkan guna menemukan pola menarik dari data sehingga berpotensi menjadi informasi yang berguna. Salah satu teknik yang sering digunakan untuk menganalisis data iklim adalah Combined Empirical Orthogonal Functions (CEOF) yang merupakan perluasan dari teknik Empirical Orthogonal Functions atau disebut juga Principal Component Analysis. Teknik ini mampu mereduksi matriks data berukuran besar sehingga diperoleh variabel baru yang berdimensi lebih kecil dengan tetap mempertahankan variabilitas data asli. Pendekatan matriks koragam silang dan SVD untuk tiga perlakuan, yaitu tanpa standarisasi data, standarisasi detrend, dan standarisasi zscore, menunjukkan adanya kemiripan pola spasial dan temporal yang dihasilkan. Kalimantan, Sumatera, dan Papua muncul sebagai daerah endemik berdasarkan kontribusi mode EOF dominan terhadap fenomena karhutla dan kaitannya dengan curah hujan di Indonesia. Besarnya luasan area terbakar berimplikasi pada rendahnya curah hujan di wilayah yang sama dalam waktu yang sama.

Back

JEvents v1.4.2   Copyright © 2006-2007

Random Quotes

Pengalaman ialah gelaran yang diberikan oleh setiap orang terhadap kesilapan mereka.

anonim

Agenda Terkini

Rab Mar 20 @01:00 - 02:00
Seminar Tugas Akhir Monica Racmawati
Kam Mar 21 @03:30 - 04:30
Seminar Tugas Akhir Azhura Nabila Febda Kurnia
Sen Mar 25 @11:00 - 12:00
Seminar Tugas Akhir Nurul Indah Safitri
Sel Mar 26 @12:00 - 01:00
Seminar Tugas Akhir Dwi Srikandi

Kalender Kegiatan

« < March 2019 > »
S M T W T F S
24 25 26 27 28 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 3 4 5 6